IDENTIFIKASI DAN ANALISIS RISIKO BAHAYA MENGGUNAKAN METODE HAZOP PADA INDUSTRI MEBEL

  • Intan Pratiwi Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
  • Nasyita Vivi Amalia Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
  • Risdiyanto Risdiyanto Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
  • Muhammad Harriyanto Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan
  • Agus Faisal Faza Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Pekalongan

Abstract

Industri mebel seringkali menghadapi risiko kecelakaan kerja yang disebabkan oleh penggunaan alat berat, serta aktivitas produksi yang padat. Tujuan penelitian ini berfokus pada identifikasi dan analisis risiko bahaya di industri mebel dengan menggunakan metode HAZOP (Hazard and Operability Study). Hazard and Operability Study (HAZOP) adalah metode yang bisa diterapkan untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko kecelakaan kerja. Hasil penelitian, pada proses pembuatan mebel, terdapat total 58 risiko yang terbagi menjadi tiga kategori yaitu 21 risiko kecil, 32 risiko sedang, dan 5 risiko besar. Risiko kecil mencakup sekitar 36,21% dari total risiko yang teridentifikasi, sedangkan risiko sedang mencakup sekitar 55,17%. Meskipun risiko seriusnya secara perhitungan cukup kecil, yaitu hanya 8,62%, risiko ini dapat berdampak besar jika terjadi. Tindakan seperti pelatihan karyawan, inspeksi berkala terhadap mesin dan peralatan berisiko tinggi, dan kebijakan asuransi yang tepat dapat membantu mengurangi dampak kerugian ketika risiko tersebut terjadi. Karyawan lebih aktif dalam mencari tau resiko kerja dan selalu bekerja sesuai SOP serta Karyawan hendaknya memiliki kesadaran untuk terus menggunakan APD yang lengkap sehingga dapat mengurangi tingkat resiko kecelakaan kerja

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2025-11-03
How to Cite
Pratiwi, I., Vivi Amalia, N., Risdiyanto, R., Harriyanto, M., & Faisal Faza, A. (2025). IDENTIFIKASI DAN ANALISIS RISIKO BAHAYA MENGGUNAKAN METODE HAZOP PADA INDUSTRI MEBEL. Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri, 15(2), 221-225. https://doi.org/10.36040/industri.v15i2.13396