PENERAPAN KONSEP LEAN MANUFACTURING MENGGUNAKAN METODE VALUE STREAM MAPPING UNTUK MENGURANGI WASTE PADA PROSES PRODUKSI RODA APUNG
Abstract
Proses produksi yang tidak efisien sering kali disebabkan oleh banyaknya aktivitas yang tidak memberikan nilai tambah (non-value-added activities) atau dikenal sebagai waste. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengurangi waste pada proses produksi roda apung dengan menerapkan konsep Lean Manufacturing menggunakan metode Value Stream Mapping (VSM). Metode ini digunakan untuk memetakan aliran proses produksi dari awal hingga akhir, mengidentifikasi aktivitas yang tidak efisien, dan merancang kondisi ideal (future state) yang lebih lean. Data diperoleh melalui observasi langsung, wawancara, dan pencatatan waktu proses. Hasil pemetaan menunjukkan adanya pemborosan dalam bentuk waktu tunggu, perpindahan material yang tidak perlu, serta proses pemeriksaan yang berulang. Setelah dilakukan perancangan ulang alur produksi berdasarkan future state map, terjadi penurunan waktu proses secara keseluruhan dan peningkatan nilai tambah (value-added ratio). Hasil implementasi Future State VSM menunjukkan peningkatan kinerja yang signifikan dengan meliputi, pengurangan total lead time sebesar 25% (dari 17.790 detik menjadi 13.330 detik), Peningkatan proporsi value-added time menjadi 44,8% (5.980 detik dari 13.330 detik). Kesimpulannya, penerapan lean manufacturing dengan VSM efektif dalam mengurangi waste dan meningkatkan efisiensi pada proses produksi roda apung.
Downloads
Copyright (c) 2025 Industri Inovatif : Jurnal Teknik Industri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.










