EVALUASI WASTE PADA LEAD TIME PROSES OUTBOUND PELUMAS KEMASAN BOX DENGAN MENGGUNAKAN METODE VALUE STREAM MAPPING (VSM) (STUDI KASUS PT. XYZ)

  • Andre Parlindungan Simanjutak Teknik Industri, Universitas Tridinanti Palembang
  • Irnanda Pratiwi Teknik Industri, Universitas Tridinanti Palembang
  • Faizah Suryani Teknik Industri, Universitas Tridinanti Palembang

Abstrak

Tujuan pemetaan Value Stream Mapping untuk menemukan pemborosan pada proses outbound dan inbound, salah satu pemborosan yaitu lead time proses outbound menjadi lebih lama dari yang sebelumnya, pengolahan data menggunakan metode Waste Assessment Model (WAM) yang terdiri dari Waste Relationship Matrix (WRM), yang dibuat dalam bentuk matrix yang digunakan untuk menganalisis kriteria pengukuran. Lalu dilanjutkan konversi ke Waste Assesment Questionare (WAQ) menghitung bobot jenis pertanyaan yang ada dari tentang manusia, mesin, dan material yang mempengaruhi adanya waste. Rekomendasi perbaikan yang diberikan terhadap waste kritis yaitu terdapat pada waste inventory, motion, dan waiting, untuk waste inventory. Berdasarkan Future State Value Stream Mapping, menunjukkan perkiraan perubahan pengurangan lead time dari yang sebelumya sebesar 101 menit menjadi 48 menit yang terdiri dari Value Added sebesar 43 menit dan Non-Value Added sebesar 5 menit dan dengan value added ratio yang sebelumnya 55,4% menjadi 89,5%.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2025-11-03