KATEGORISASI ATRAKSI-AKTIVITAS-FASILITAS PADA DESA WISATA BERBASIS BUDAYA BERTIPE RINTISAN

Main Article Content

Redi Sigit Febrianto
Gatot Adi Susilo
Sudiro Sudiro
Ambrosius A. K. S. Gobang

Abstract

Terjadi pergeseran tren pariwisata dari greedy tourism menjadi green tourism, sustainability tourism dan juga responsible tourism, sehingga terbentuk desa wisata dan wisata pedesaan. Dalam konteks desa wisata rintisan, umumnya sudah memiliki potensi, namun atraksim, aktivitas dan fasilitas wisatanya, belum tergarap secara optimal. Akademisi arsitektur sebagai bagian dari pentahelix dapat ikut bekontribusi dalam perancangan masterplan. Penelitian ini berjenis deskriptif-kualitatif karena berusaha memahami secara mendalam dengan mengkategorisasikan jenis atraksi-aktivitas dan menentukan jenis fasilitas (utama, penunjang, pengelola dan servis) pada desa wisata. Diambil sampel enam desa tipe rintisan dari website LDWN dan ADWI. Desa tipe rintisan dianggap unit amatan (sampel) yang baik, karena sedang tahap mengidentifikasi dan mengkategorikan atraksi-aktivitas wisata sekaligus sedang tahap penyusunan rencana kerja pengembangan, fasilitas utama, penunjang, pengelola dan fasilitas servis. Akhir diskusi menyebutkan bahwa atraksi wisata (berbasis alam, berbasis kreatifitas, berbasis acara) dan aktivitas wisata (ekonomi-sosial-budaya) harus memiliki bangunan yang berfungsi sebagai fasilitas utama (bukan hanya fasilitas penunjang). Untuk menghindari bentrok antar komunitas terdampak, setiap atraksi-aktivitas yang memiliki fasilitas utama sebaiknya memiliki fasilitas pengelola baik berupa bangunan maupun ruangan. Sebagai tindak peningkatan mutu, perwakilan komunitas terdampak desa wisata sebaiknya menyediakan ruang / bangunan balai pelatihan untuk pengembangan SDM desa wisata (akselerator), melengkapi fasilitas penunjang inti (amenitas), pencapaian fisik yang layak, informasi desa wisata yang mudah diakses secara digital (aksesbilitas), dengan perancangan masterpan untuk menciptakan suasana pedesaan (ambience).

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

Section
Articles

Most read articles by the same author(s)