ANALISIS DOWNTIME MESIN FIBER SEMEN (FS) 8 SEBAGAI DASAR PENENTUAN INTERVAL DAN TEKNIKAL MAINTENANCE DI PT NUSANTARA BUILDING INDUSTRIES
Abstract
PT Nusantara Building Industries adalah perusahaan manufaktur yang memproduksi Nusa Bess. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis downtime dominan pada mesin Fiber Semen (FS) 8 selama periode 12 bulan tahun 2025, serta menentukan interval dan teknikal perawatan berdasarkan analisis downtime. Penelitian ini memiliki dua jenis pendekatan yakni kualitatif dan kuantitatif. Pendekatan kualitatif menerapkan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) dengan alat analisis Functional Block Diagram (FBD), Root Cause Failure Analysis (RCFA), Failure Mode and Effect Analysis (FMEA), Logic Tree Analysis (LTA), dan Task Selection. Pendekatan kuantitatif menggunakan metode Age Replacement untuk menentukan interval penggantian pencegahan dengan Total Minimum Downtime (TMD), serta interval pemeriksaan komponen. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa analisis downtime menghasilkan usulan interval penggantian pencegahan kerusakan dengan waktu 2000 menit akan menghasilkan proporsi downtime sebesar 0,130851807, untuk interval waktu pemeriksaan yang dihasilkan 217,708 jam (9 hari), 13 menit, dan teknikal perawatan yang tepat adalah preventive maintenance dengan teknik perawatannya Time Direct (TD) merupakan perawatan langsung ke sumber kegagalan. Penerapan usulan tersebut dampaknya dapat mengurangi downtime, meningkatkan availability mesin, dan mendukung kelancaran proses produksi. Dengan demikian, analisis downtime dapat dijadikan dasar dalam penentuan interval dan teknikal perawatan pada mesin Fiber Semen (FS) 8






