PENGENDALIAN PERSEDIAAN BERAS PADA KOPERASI PRODUSEN AMARTA PADI BLITAR DENGAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DAN MIN-MAX STOCK
Abstract
Penelitian ini bertujuan merumuskan kebijakan pengendalian persediaan beras yang lebih terukur pada Koperasi Produsen Amarta Padi Blitar. Analisis dilakukan dengan metode Economic Order Quantity (EOQ) dan Min-max Stock menggunakan data persediaan serta penjualan periode Januari–Desember 2025. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil pengolahan menunjukkan bahwa metode EOQ memberikan ukuran pemesanan 26.568 kg setiap pemesanan dengan frekuensi 5 kali per tahun, Safety Stock 3.026 kg, Reorder Point 14.970 kg, dan Total Inventory Cost (TIC) Rp38.842.617 per tahun. Metode Min-max Stock menghasilkan jumlah pemesanan 11.944 kg dengan frekuensi 12 kali per tahun. Jika dibandingkan dengan biaya persediaan aktual koperasi sebesar Rp51.928.781 per tahun, hasil penelitian menunjukkan bahwa EOQ memberikan biaya persediaan yang lebih rendah. Berdasarkan hasil tersebut, EOQ dinilai lebih sesuai sebagai alternatif kebijakan pengendalian persediaan beras pada koperasi






