DESAIN FASILITAS KERJA PENENUN BERBASIS ERGONOMI UNTUK MENGURANGI RISIKO MUSCULOSKELETAL DISORDERS DI KOMUNITAS TENUN IKAT LEPO LORUN

  • Florida Marta Silianu Teknik Industri, Institut Teknologi Nasional Malang
  • Julianus Hutabarat Teknik Industri, Institut Teknologi Nasional Malang
  • Iftitah Ruwana Teknik Industri, Institut Teknologi Nasional Malang

Abstract

Aktivitas menenun tradisional menggunakan alat tenun gedogan di komunitas Tenun Ikat Lepo Lorun, Desa Nita, Kabupaten Sikka, dilakukan secara manual selama 6–8 jam per hari dalam posisi duduk berselonjor di lantai tanpa alas duduk, sandaran punggung, maupun penopang kaki. Kondisi kerja yang belum ergonomis tersebut berpotensi memicu keluhan Musculoskeletal Disorders (MSDs) pada penenun. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat risiko postur kerja, mengidentifikasi keluhan muskuloskeletal, dan merancang fasilitas kerja berbasis antropometri bagi penenun. Penelitian dilakukan terhadap 16 penenun aktif menggunakan teknik total sampling, dengan instrumen kuesioner Nordic Body Map (NBM), penilaian Rapid Upper Limb Assessment (RULA), dan pengukuran antropometri. Hasil NBM menunjukkan keluhan tertinggi pada pinggang, dengan 43,8% responden menyatakan sakit dan 12,5% sangat sakit, diikuti pinggul dan punggung. Analisis RULA pada dua postur kerja utama, yaitu merapatkan dan membuka benang lungsin, sama-sama menghasilkan Grand Score sebesar 7 (Klasifikasi IV, risiko tinggi). Berdasarkan data antropometri, dirancang usulan fasilitas kerja berupa kursi berbantalan dengan sandaran punggung, sabuk pinggang berbantalan, pijakan kaki, platform kerja, dan laci penyimpanan. Simulasi postur kerja usulan menggunakan perangkat lunak CATIA menunjukkan penurunan Final Score RULA dari 7 menjadi 4 (Klasifikasi II, risiko rendah), yang membuktikan bahwa rancangan tersebut memperbaiki postur kerja dan mengurangi risiko MSDs tanpa mengubah keaslian alat tenun gedogan

Downloads

Download data is not yet available.
Published
2026-10-16
How to Cite
Marta Silianu, F., Hutabarat, J., & Ruwana, I. (2026). DESAIN FASILITAS KERJA PENENUN BERBASIS ERGONOMI UNTUK MENGURANGI RISIKO MUSCULOSKELETAL DISORDERS DI KOMUNITAS TENUN IKAT LEPO LORUN. Jurnal Valtech, 9(2), 158-163. https://doi.org/10.36040/valtech.v9i2.21991