RISIKO MUSCULOSKELETAL DISORDERS (MSDS) PADA AKTIVITAS PEMINDAHAN KARUNG BERAS MENGGUNAKAN METODE NORDIC BODY MAP, RAPID ENTIRE BODY ASSESSMENT, DAN SOFTWARE TUMEKE DI UD. SSA
Abstract
UD. SSA merupakan usaha dagang yang bergerak di bidang pengolahan padi menjadi beras. Pada proses pemindahan karung beras, pekerja masih melakukan aktivitas manual handling secara berulang dengan beban angkat rata-rata 28 kg selama 8 jam kerja. Kondisi tersebut menyebabkan pekerja sering mengeluhkan nyeri pada beberapa bagian tubuh akibat postur kerja yang kurang ergonomis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keluhan musculoskeletal menggunakan metode Nordic Body Map (NBM). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner NBM serta dokumentasi postur kerja menggunakan foto dan video. Data yang diperoleh kemudian dianalisis menggunakan metode NBM, REBA, dan software Tumeke. Keluhan paling banyak dirasakan pada bahu kanan, pinggang, punggung, lutut, dan betis. Hasil analisis REBA memperoleh skor akhir sebesar 11 yang termasuk kategori very high risk, sedangkan hasil analisis menggunakan software Tumeke memperoleh MSD Risk Score sebesar 9 yang termasuk kategori high risk. Hasil ketiga metode tersebut menunjukkan bahwa aktivitas manual handling pada proses pemindahan karung beras memiliki tingkat risiko ergonomi yang tinggi. Perbaikan yang disarankan meliputi penggunaan alat bantu material handling, penerapan teknik pengangkatan yang ergonomis, serta peningkatan edukasi dan pengawasan ergonomi untuk mengurangi risiko Musculoskeletal Disorders (MSDs)






