PENERAPAN LEAN AND GREEN MANUFACTURING SYSTEM UNTUK MENGURANGI WASTE PADA PROSES PRODUKSI BONEKA MELALUI PENDEKATAN PERBAIKAN BERKELANJUTAN DI UD VENY TOYS
Abstract
UD Veny Toys merupakan usaha manufaktur boneka berbahan kain yang masih menghadapi permasalahan pemborosan (waste) berupa waktu tunggu yang tinggi dan tingkat rework yang mencapai rata-rata 20,61% dari total produksi periode Januari-Juni. Penelitian ini bertujuan menurunkan waste pada proses produksi boneka secara berkesinambungan melalui pendekatan Lean and Green Manufacturing System. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan studi kasus, dengan Value Stream Mapping (VSM) sebagai alat pemetaan aliran proses dan Kaizen sebagai metode perbaikan berkelanjutan. Hasil pemetaan Saat ini, lead time produksi per unit adalah 140,00 menit dengan Value Added Ratio (VAR). 59,64%, sementara stasiun penjahitan menjadi bottleneck dengan cycle time 35,20 menit yang jauh melampaui takt time 12 menit. Lima usulan perbaikan kaizen dirancang, meliputi perbaikan tata letak kerja, standarisasi pola melalui SOP dan template, penerapan 5S, penyeimbangan beban kerja pada stasiun penjahitan, serta pemanfaatan sisa material kain sebagai wujud green manufacturing. Hasil pemetaan Future State memproyeksikan penurunan lead time menjadi 92,90 menit (turun 33,6%), penurunan waiting time sebesar 52,2%, serta peningkatan VAR menjadi 70,9%. Penelitian ini menunjukkan bahwa menggabungkan green manufacturing dan lean dengan pendekatan perbaikan berkelanjutan dapat meningkatkan efisiensi proses produksi dan mendukung keberlanjutan lingkungan dalam industri kecil menengah






