PEMANFAATAN CANGKANG BIJI METE SEBAGAI KARBON AKTIF UNTUK PENURUNAN KADAR BOD, COD DAN TSS PADA LIMBAH GREY WATER DENGAN MENGGUNAKAN METODE FILTRASI

  • Abdus Shomad Teknik Lingkungan ITN Malang
  • Candra Dwiratna Wulandari Teknik Lingkungan ITN Malang
  • Anis Artiyani Teknik Lingkungan ITN Malang

Abstrak

Limbah rumah tangga yang tidak diolah dengan baik dapat mencemari lingkungan,
menurunkan kualitas air, dan membebani kapasitas sungai. Akibatnya, kemampuan sungai untuk
menguraikan bahan organik dalam air limbah juga menurun. Limbah grey water yang dihasilkan
memiliki kandungan BOD ( Biochemical Oxygen Demand ) sebesar 188 mg/L, COD (Chemical
Oxygen Demand) sebesar 377.60 mg/L, dan konsentrasi TSS (Total Suspended Solid) sebesar 176,6
mg/L. Oleh karena itu, perlu dilakukan pengolahan terlebih dahulu terhadap limbah grey water agar
aman ketika dibuang ke lingkungan. Pada penelitian ini pengolahan yang digunakan adalah
pengolahan filtrasi dengan menggunakan media sabut kelapa, karbon aktif cangkang biji mete, dan
kerikil. Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan dari cangkang biji mete sebagai arang aktif
dalam menurunkan BOD, COD dan TSS pada grey water menggunakan metode filtrasi. Variabel yang
digunakan dalam penelitian ini adalah ketebalan, pada reaktor I susunan media sabut kelapa, karbon
aktif cangkang biji mete, dan kerikil (10:10:15) dan reaktor II dengan susunan (15:15:5) cm. Hasil
penelitian menunjukan bahwa pengolahan limbah grey water menggunakan metode filtrasi mampu
menurunkan konsentrasi BOD, COD, dan TSS dengan efisiensi penurunan pada reaktor II memiliki
efisiensi penyisihan konsentrasi terbaik efisiensi penyisihan konsentrasi BOD sebesar 63%, COD
sebesar 63%, dan TSS sebesar 69%

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2026-06-30
Bagian
Articles