MODEL PENGUKURAN KELELAHAN PEKERJA KONSTRUKSI DENGAN JARINGAN SARAF TIRUAN / NEURAL NETWORK

Pengukuran Kelelahan Pekerja Konstruksi Dengan Jaringan Saraf Tiruan / Neural Network

  • Darmawan Sastra Negara Teknik Sipil S-1 Institut Teknologi Nasional Malang
  • Mohammad Erfan Teknik Sipil S -1, Institut Tekologi Nasional Malang
  • Annur Ma'aruf Teknik Sipil S -1, Institut Tekologi Nasional Malang

Abstrak

Didalam pelaksanaan proyek konstruksi perlu diperhatikan dengan seksama penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), yang merupakan salah satu upaya dalam pencegahan kecelakaan kerja di dalam lingkungan kerja. Tujuan dari K3 adalah untuk memelihara kesehatan dan keselamatan lingkungan kerja dan juga melindungi rekan kerja, keluarga pekerja, konsumen, dan orang lain yang juga mungkin terpengaruh kondisi lingkungan kerja. Pengukuran pada kelelahan  pekerja akan dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan Neural Network/. Neural Network adalah adalah alat pemodelan data statistik non-linier. JST juga dapat digunakan untuk memodelkan hubungan yang kompleks antara input dan output untuk menemukan pola-pola pada data.. Hasil uji pada pemodelan neural network menunjukan tingkat ke akurasi yang tinggi yaitu sebesar 96 % . Dengan demikian  hasil dari Neural  Network ini dapat dipercaya , karena memiliki tingkat keakurasian mendakati real / keadaan sesungguhnya  yang mana hasil dari angka mendekati  100% dari kejadian sesungguhnya.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2020-12-21
Bagian
Articles