KAJIAN PENGARUH ARUS LALU LINTAS EXIT TOL SAWOJAJAR
Studi kasus : Simpang Ki Ageng Gribig Dan Jalan Danau Jonge
Abstrak
Simpang Jalan Ki ageng Gribig - Jalan Danau Jonge merupakan salah satu simpang yang terkena dampak dari adanya akses pintu tol Sawojajar di Kota Malang. Studi ini menganalisis pengaruh adanya akses Pintu Tol Sawojajar Kota Malang terhadap kinerja simpang jalan Ki Ageng Gribig Dan Jalan Danau Jonge. Analisisi dilakukan dengan mebandingkan Kinerja simpang Ki Ageng Gribig dan Jalan Danau Jonge kondisi sebelum dan sesudah beroperasinya akses pintu tol. Hasil analisis sebelum adanya exit tola didapat nilai tundaan maksimum sebesar 33,72 det/kend, Nilai panjang Antrian sebesar 240,54 m dan nilai derajat kejenuhan maksimum sebesar 1,59. Dan setelah beroperasinya akses pintu tol Sawojajar, pada persimpangan mengalami perubahan yaitu menjadi empat lengan dan pelebaran pada masing-masing lengan tersebut sehingga didapatkan Nilai Tundaan maksimum sebesar 46,29 det/kend, panjang Antrian sebesar 66,34 m, dan nilai derajat kejenuhan maksimum pada semua pendekat terjadi pada hari senin di pendekat barat yang nilainya sebesar 0,98. Hasil ini belum memenuhi syarat sehingga dilakukan perbaikan terhadap simpang tersebut, dengan pelebaran pada geometrik masing-masing 3 meter pada setiap pendekat simpang. Kinerja simpang dengan pelebaran jalan ini didapatkan besar tundaan tertinggi 24,601 det/kend, panjan g antrian maksimum sebesar 34,30 m dan nilai derajat kejenuhan maximum pada semua pendekat terjadi pada pendekat barat yang paling tertinggi sebesar 0,56 ≤ 0,85, dan memenuhi persyaratan dengan tingakat pelayanan C.