EVALUASI KINERJA SIMPANG TAK BERSINYAL SIMPANG SAPTORENGGO KABUPATEN MALANG

(Studi Kasus : Jl. Bugis – Jl. Saptorenggo – Jl. Raya Bamban)

  • Pamungkas Hutapea Teknik Sipil S1, Institute Teknologi Nasional Malang
  • Nusa Sebayang Teknik Sipil S1, Institute Teknologi Nasional Malang
  • Annur Ma'ruf Teknik Sipil S1, Institute Teknologi Nasional Malang

Abstrak

Persimpangan merupakan tempat kendaraan dari berbagai arah bertemu dan merubah arah. Tingginya tingkat kemacetan merupakan salah satu penyebab tingginya permasalahan transportasi di Kabupaten Malang. Salah satunya adalah pada simpang Saptorenggo (Jalan Bugis – Jalan Saptorenggo – Jalan Raya Bamban), Kecamatan Pakis Kabupaten Malang. Kemacetan yang terjadi pada simpang tak bersinyal ini sering kali menimbulkan antrian dan tundaan yang cukup tinggi. Untuk itu perlu dilakukan evaluasi kinerja simpang Saptorenggo dan mendapatkan solusi untuk meningkatkan tingkat pelayanan simpang. Pengumpulan data primer meliputi survei volume lalu lintas, untuk mengetahui arus lalu lintas yang terjadi pada persimpangan, survei, survei panjang antrian, survei geometrik simpang. Survey dilasanakan selama 3 hari yaitu Senin 29 Maret 2021, Rabu 31 Maret 2021, dan Sabtu 3 April 2021. Sedangkan data sekunder yang terdiri dari data jumlah penduduk Kabupaten Malang, dan data jumlah pertumbuhan kendaraan Kabupaten Malang yang didapat dari laman BPS Kabupaten Malang. Metode analisa menggunakan PKJI Tahun 2014. Hasil analisis didapatkan kinerja simpang eksisting yaitu nilai derajat kejenuhan simpang sebesar 1,12, nilai tundaan sebesar 26,28 dengan tingkat pelayanan D. Upaya perbaikan kinerja simpang dilakukannya beberapa alternatif, didapatkan alternatif paling efektif adalah dilakukannya pemasangan APILL menggunakan 3 fase sinyal dan didapat nilai derajat kejenuhan 0,84, nilai tundaan sebesar 22,729 dan tingkat pelayanan pada simpang menjadi C. Hasil yang didapat tersebut sudah memenuhi peryaratan tingkat pelayanan untuk jalan lokal primer. Adapun rencana pengaturan waktu panjang siklus sinyal lampu isyarat lalu lintas adalah pada pagi hari 97 detik, pada siang hari 78 detik dan pada sore hari 140 detik.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2023-06-02
Bagian
Articles