TEKNOLOGI MESIN PENCACAH PAKAN UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS PAKAN KAMBING

  • rosadila febritasari ITN MALANG https://orcid.org/0000-0002-9587-7109
  • Tito Arif Sutrisno Institut Teknologi Nasional Malang
  • Bagus Setyo Widodo Institut Teknologi Nasional Malang
  • Tutut Nani Prihatmi Institut Teknologi Nasional Malang
  • Mujiono Institut Teknologi Nasional Malang

Abstrak

Banyak komunitas peternak kambing di Kabupaten Blitar masih mengandalkan metode manual dalam pengolahan pakan berbasis singkong, yang mengakibatkan rendahnya produktivitas, efisiensi waktu, dan kualitas hasil pencacahan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi, kapasitas produksi, dan keseragaman ukuran pakan melalui penerapan teknologi tepat guna berupa mesin pencacah singkong. Metode yang digunakan adalah eksperimen komparatif dengan mengevaluasi kinerja pencacahan manual dan menggunakan mesin berdasarkan waktu proses, kapasitas produksi, dan keseragaman ukuran, masing-masing dengan lima kali pengulangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas produksi metode manual hanya mencapai 4,62 ± 0,30 kg/jam, sedangkan menggunakan mesin mencapai 201,6 ± 6,0 kg/jam. Waktu yang dibutuhkan untuk mencacah 30 kg bahan berkurang dari 6–8 jam menjadi sekitar 20 ± 2 menit, dan keseragaman ukuran meningkat dari 50–60% menjadi 80–85%. Uji statistik menunjukkan adanya perbedaan yang sangat signifikan antara kedua metode (p < 0,001). Dengan demikian, penerapan mesin pencacah singkong berbasis teknologi tepat guna terbukti efektif dalam meningkatkan produktivitas, efisiensi, dan kualitas pengolahan pakan, serta berpotensi meningkatkan keberlanjutan dan daya saing komunitas peternak kambing.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2026-04-27
Bagian
Articles